Jum’at 24 Agustus 2018 dilaksanakan Pelatihan Anak Terlantar di Desa Ngeposari Kecamatan Semanu. Pelatihan Anak Terlantar di Desa Ngeposari akan dilaksanakan selama 2 hari, hari pertama telah dilaksanakan kemarin pada hari Kamis, 25 Agustus 2018. Pelatihan Anak Terlantar dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul serta Perangkat Desa Ngeposari. Pelatihan Anak Terlantar diikuti oleh 25 Orang Anak yang diantaranya adalah anak-anak penerima Program PKH dan Anak Terlantar di Desa Ngeposari. Calon peserta dipilih berdasarkan Data PKH dan Data Anak Terlantar yang dimiliki oleh setiap Desa.
Tujuan diadakannya Pelatihan bagi Anak Terlantar ini adalah untuk emberikan bimbingan motivasi bagi anak terlantar agar anak-anak ini semangat dalam belajar dan menggapai masa depannya. Selain dari Pelatihan ini, anak-anak terlantar ataupun anak-anak yang kurang mampu dari segi ekonomi bisa tetap belajar melalui panti-panti yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Pelatihan yang diberikan di Pelatihan Anak Terlantar ini adalah cara memelihara ayam dalam skala kecil atau Rumah Tangga. Hal ini dikarenakan, pemeliharaan ayam yang dilatih dapat dijadikan anak-anak sebagai pekerjaan sambilan yang dapat dilakukan diluar jam belajar sehingga tidak mengganggu jam belajar anak-anak. Peran Orang Tua adalah sebagai motivator dalam hal anak belajar bertanggung jawab dalam segala hal. Untuk itu Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul memberikan bantuan 25 ekor ayam yang diberikan kepada 25 peserta Pelatihan Anak Terlantar di Desa Ngeposari.
Selain Desa Ngeposari akan dilaksanakan Pelatihan Anak Terlantar di Desa Candirejo pada hari Senin dan Selasa tanggal 27 dan 28 Agustus 2018. Peserta yang mengikuti pelatihan adalah 25 Orang Anak yang diantaranya adalah anak-anak penerima Program PKH dan Anak Terlantar di Desa Candirejo. (Rehabsos)